Bulan: November 2013

Pemerahan Susu

Posted on Updated on

Sobat Safary…apa kabar semua??

Alhamdulillaah, sehat semua ya…?

Safary lagi agak flu nih, maklum cuacanya sedang ada perubahan rupanya yaa,…

Tapi ngga apa2, Safary akan terus semangat berada disini menemani sobat-sebat semua…

Baik,..sebelumnya kita sudah mengetahui yah, salah satu faktor yang mempengaruhi produksi susu dari sapi perah, yaitu suhu dan kelembaban lingkungan dari sapi perah.

Naah,…setelah produksi susu dari sapi perah terjaga secara baik, sekarang apa yang akan dilakukan yah??

Baca entri selengkapnya »

Suhu Lingkungan yang dibutuhkan

Posted on Updated on

Penginapan Sapi
Penginapan Sapi

Naah..gambar di atas itu tempat penginapan kami.

Sobat tau tidak, ternyata dalam pemeliharaan sapi, banyak hal yang perlu diperhatikan, termasuk suhu lingkungan dan kelembaban.

Suhu  dan  kelembaban  udara  merupakan  dua  faktor  cuaca atau iklim  yang mempengaruhi  produksi  sapi  perah, karena  dapat  menyebabkan  perubahan keseimbangan panas dalam tubuh ternak, keseimbangan air, keseimbangan energi dan keseimbangan tingkah laku ternak (Hafez, 1968; Esmay, 1978).

McDowell (1974) menyatakan bahwa untuk kehidupan dan produksinya, ternak memerlukan suhu lingkungan yang optimum. Zona termonetral suhu nyaman untuk sapi Eropa berkisar 17 – 21ºC ( Hafez, 1968); 13 – 18ºC (McDowell, 1972); 4 – 25ºC (Yousef, 1985), 5 – 25ºC (Jones & Stallings, 1999).

Bligh dan Johnson (1985) membagi beberapa wilayah suhu lingkungan berdasarkan perubahan produksi panas hewan, sehingga didapatkan batasan suhu yang nyaman bagi ternak, yaitu antara batas suhu kritis minimum dengan maksimum (Gambar 1).

Hubungan besaran suhu dan kelembaban udara atau biasa disebut “Temperature Humidity Index (THI)” yang dapat mempengaruhi tingkat stres sapi perah. Sebagai contoh sapi perah FH yaitu sapi perah Fries Holland yang merupakan jenis sapi perah dengan kemampuan produksi susu tertinggi dengan kadar lemak lebih rendah dibandingkan bangsa sapi perah lainya ( Kompas) .

Sapi perah FH akan nyaman pada nilai THI di bawah 72. Jika nilai THI melebihi 72, maka sapi perah FH akan mengalami stres ringan (72≤THI≤79), stres sedang (80≤THI≤ 89) dan stres berat ( 90≤ THI ≤ 97) (Wierema, 1990).

Untuk sapi perah FH, penampilan produksi terbaik akan dicapai pada suhu lingkungan 18,3ºC dengan kelembaban 55%. Bila melebihi suhu tersebut, ternak akan  melakukan  penyesuaian  secara  fisiologis  dan  secara  tingkah  laku ( behaviour).

Secara fisiologis ternak atau sapi FH yang mengalami cekaman panas akan berakibat pada :

1) penurunan nafsu makan;

2) peningkatan konsumsi minum;

3) penurunan metabolisme dan peningkatan katabolisme;

4) peningkatan pelepasan panas melalui penguapan;

5) penurunan konsentrasi hormon dalam darah;

6) peningkatan temperatur tubuh, respirasi dan denyut jantung (McDowell, 1972);

7) perubahan tingkah laku (Ingram & Dauncey, 1985) dan

8) meningkatnya intensitas berteduh sapi (Combs, 1996).

Perubahan suhu pada kandang dapat mempengaruhi perubahan denyut jantung dan frekuensi pernapasan sapi FH. Denyut jantung sapi FH yang sehat pada daerah nyaman (suhu tubuh 38,6oC) adalah 60 – 70 kali/menit dengan frekuensi nafas 10 – 30 kali/menit (Ensminger, 1971).
Perubahan  suhu  yang  dilihat  dari  respons  pernapasan  dan  denyut  jantung merupakan mekanisme dari tubuh sapi untuk mengurangi atau melepaskan panas yang diterima dari luar tubuh ternak. Peningkatan denyut jantung merupakan respons dari tubuh ternak untuk menyebarkan panas yang diterima ke dalam organ-organ yang lebih dingin (Anderson, 1983).

Naah,..sobat, betul kan,.. tidak main-main lho kalau ingin memelihara hewan jenis sapi.

Semuanya harus dipelajari dengan baik, termasuk tentang suhu dan kelembaban lingkungan yang sudah kita bahas tadi…

Makanya,… sengaja dibuat embun menetes dari atap rumah yang diatur melalui alat waktu otomatis yang disebut timer.

Kenapa dibuat seperti itu?

Karna peternakan kami di daerah Depok, yang rata-rata suhu lingkungannya mencapai 28 derajat Celcius, pasti sangat mempengaruhi terhadap suhu lingkungan tempat tinggal sapi yang seharusnya membutuhkan suhu sampai 17-21 derajat Celcius.

Sehingga butuh penurunan suhu lingkungan sampai yang optimal. Maka dibuatlah alat yang tadi disampaikan.

Dengan ada alat itu, sapi bisa tetap tenang dan nyaman dan menghasilkan susu yang terbaik dan banyak.

 

Jenis jenis Sapi

Posted on Updated on

Manfaat terbesar dari hewan ini adalah susunya...
Manfaat terbesar dari hewan ini adalah susunya…

Sobat,  tau tidak yah, sebenarnya sapi itu ternyata tidak hanya 1 jenis lho, tetapi ada 3 jenis sapi kalau dilihat dari sisi manfaat pemeliharaannya…

Baca entri selengkapnya »